Rabu, 30 Mei 2012

IPv4 versus IPv6

IP version 4
IPv4 atau Internet Protocol version 4 merupakan revisi keempat dari pengembangan Internet Protocol (IP). IPv4 secra de facto merupakan protocol internet pertama yang digunakan secara meluas di seluruh dunia. IPv4 diusulkan oleh RFC791 di bulan September 1981.
Secara ringkas, dapat dikatakan bahwa IPv4 merupakan protocol pengalamatan jaringan yang digunakan didalam model arsitektur jaringan TCP/IP. Arsitektur IPv4 sendiri memeiliki panjang 32-bit dan 'dianggap' dapat mengalamati 4 miliar host, atau tepatnya 4.294.967.296 host. 
Jenis Alamat IPv4
Alamat IPv4 terbagi atas beberapa jenis, yakni:
1. Alamat unicast; 
yakni alamat IPv4 yang ditentukan untuk sebuah antarmuka jaringan yang dihubungkan ke sebuah internetwork IP. Alamat unicast digunakan dalam komunikasi point-to-point. Alamat unicast, sering disebut sebagai alamat logis karena alamat ini merupakan alamat yang diterapkan pada layer jaringan DARPA Reference Model. Komponen alamat unicast terbadi menjadi host identifier dan network identifier. Alamat unicast menggunakan kelas A, B dan C dari kelas-kelas alamt IP, sehingga ruang alamatnya adalah dari 1.x.y.y.z hingga 223.x.y.z. Sebuah alamat unicast dibedakan dengan alamat lainnya dengan menggunakan skema subnet mask.
Jenis-jenis alamat unicast adalah:
a. alamat publik; yakni alamat-alamat yang telah ditetapkan oleh InterNIC dan berisi beberapa buah network identifier yang telah dijamin unik.
b. alamat ilegal; yakni alamat-alamat yang digunakan dalam intranet pribadi, yang tidak dikoneksikan dengan internet. Alamat-alamat ini cenderung membuat konflik antara satu dan lainnya karena tidak dikoordinasikan dengan InterNIC.
c. alamat privat; ini merupakan alamat IP yang berada di dalam ruangan alamat pribadi. Biasanya digunakan dalam private network, dan tidak saling overlapping dengan publik address.
d. localhost; yakni rentang alamat 127.0.0.0/8 yang dicadangkan untuk host local. Paket data yang dikirimkan melalui alamat ini akan datang kembali kepada host sebagai incoming packet pada antar muka jaringan (NIC) yang sama (atau disebut loopback).
2. Alamat broadcast
Alamat broadcast merupakan alamat IPv4 yang didisain agar dapat memproses permintaan setiap node IP dalam segmen jaringan yang sama. Alamat broadcast digunakan dalam komunikasi one-to-everyone. Alamat IP broadcast hanya dapat ditujukan sebagai alamat tujuan saja, sehingga tidak dapat digunakan sebagai alamat sumber.
Ada empat jenis alamat IP broadcast, yakni network broadcast, subnet broadcast, all-subnets-directed broadcast dan limited broadcast.
3. Alamat multicast
Multicast address merupakan alamt IPv4 yang dapat memproses permintaan satu atau beberapa node dalam segmen jaringan yang sama atau berbeda. Alamat multicast digunakan dalam komunikasi one-to-many. IP multicast merupakan alamat yang digunakan untuk menyampaikan paket data kepada banyak penerima. Alamat-alamat multicast IPv4 didefinisikan dalam ruang alamat kelas D, yakni 224.0.0.0/4, yang berkisar dari 224.0.0.0 hingga 224.255.255.2555. Prefiks alamat 224.0.0/24 tidak dapat digunakan karena dicadangkan untuk digunakan sebagai lalu lintas multicast dalam subnet lokal.

IP version 6
IP version 6 atau IPv6 merupakan protokol pengembangan IPv4. Dalam Ipv6, alamt 128 bit akan dibagi ke dalam 8 blok berukuran 16-bit yang dapat dikonversikan ke dalam bilangan heksadesimal berukuran 4-digit. Format notasi yang digunakan IPv6 sering disebut colon-hexadecimal format (berbeda dengan IPv4 yang disebut dotted-decimal format)
IPv6 memiliki angka prefiks, tetapi angka prefiks IPv6 tidak digunakan untuk merujuk kepada subnet mask (karena IPv6 memang tidak mendukung subnet masking). Struktur prefiks dinyatakan dengan [alamat]/[angka panjang prefiks]. Panjang prefiks menentukan jumlah bit terbesar paling kiri yang membuat prefisk subnet.
Alamat IPv6 terbagi atas beberapa jenis:
1. Alamat unicast; yang menyediakan komunikasi secara point-to-point; secara langsung antara dua host dalam sebuah jaringan.
2. Alamat multicast; alamat ini digunakan untuk komunikasi one-to-many.
3. Alamat anycast; alamat ini digunakan dalam komunikasi one-to-one-of-many. Alamat ini digunakan sebagai alamat tujuan (destination address) dan diberiakan hanya kepada router, bukan kepada host-host biasa.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar